Waduh, Pendaftaran Merek Bisa Ditolak, Apa Alasannya

by Mujahid Sahroni
Pendaftaran Merek Bisa Ditolak

Meskipun memang ada beragam manfaat pendaftaran merek yang bisa Anda rasakan, nyatanya tidak semua pendaftaran merek langsung otomatis diterima dan diproses, lho!

Sebab, ternyata ada beberapa hal yang menyebabkan pendaftaran merek tidak bisa diterima alias ditolak, yaitu karena merek tidak bisa didaftarkan, dan merek ditolak. Hmm, bingung membacanya?

Tenang saja, karena dalam ulasan berikut ini, Anda bisa temukan rangkuman tentang alasan mengapa merek tidak dapat didaftarkan dan merek ditolak. Simak penjelasannya di bawah ini dan selamat membaca!

Alasan Merek Tidak Dapat Didaftarkan

Mengacu pada Pasal 20 UU Merek dan Indikasi Geografis, kriteria merek tidak dapat didaftarkan adalah sebagai berikut.

1. Berlawanan dengan ideologi negara, aturan perundang-undangan, moralitas, agama, kesusilaan, maupun aturan ketertiban umum.

2. Merek bermakna sama dengan, berkaitan dengan, maupun sekadar menyebutkan barang dan/atau jasa yang pendaftarannya diajukan.

3. Mengandung unsur yang bisa menimbulkan kesesatan di tengah masyarakat terkait dengan asal, jenis, kualitas, macam, ukuran, maupun tujuan dari penggunaan barang dan/atau jasa yang pendaftarannya diajukan.

4. Mengandung nama varietas tanaman yang dilindungi bagi barang/atau jasa yang merupakan sejenis.

5. Merek mengandung keterangan di dalamnya yang tidak sesuai dengan khasiat, kualitas, atau manfaat dari barang dan/atau jasa yang diproduksi.

6. Merek tidak memiliki unsur atau daya pembeda.

7. Merek yang pendaftarannya diajukan adalah nama umum dan/atau lambang yang merupakan milik umum.

Alasan Merek Ditolak

Sementara itu, apabila mengacu pada Pasal 21 UU Merek dan Indikasi Geografis, suatu merek dapat ditolak berdasarkan kriteria berikut ini.

1. Suatu merek mempunyai persamaan, baik pada pokok maupun keseluruhan, dengan:

a. Merek lain yang sudah terdaftar dan menjadi milik pihak lain, atau merek yang pendaftarannya telah diajukan terlebih dahulu oleh pihak lain untuk jenis barang dan/atau jasa yang sama.

b. Merek lain yang sudah dikenal dan merupakan milik pihak lain untuk jenis barang dan/atau jasa yang sama.

c. Merek lain yang sudah dikenal dan merupakan milik pihak lain untuk jenis barang dan/atau jasa yang berbeda, yang memenuhi persyaratan tertentu maupun Indikasi Geografis terdaftar.

2. Merek adalah nama atau singkatan nama tokoh terkenal, foto, atau nama badan hukum milik orang lain, atau menyerupai, kecuali apabila terdapat persetujuan tertulis dari pihak lain yang berhak tersebut.

3. Merek adalah tiruan atau merupakan merek dengan nama atau singkatan nama, lambang, bendera, simbol atau emblem sebuah negara, atau lembaga nasional maupun internasional, atau menyerupai, kecuali apabila terdapat persetujuan tertulis dari pihak berwenang.

4. Merek adalah tiruan atau dibuat mirip menyerupai cap, tanda, atau stempel resmi yang dipergunakan negara maupun lembaga pemerintah, kecuali apabila terdapat persetujuan tertulis dari pihak berwenang.

5. Pengajuan merek dilakukan oleh pemohon dengan itikad tidak baik (buruk). Dalam hal ini, pemohon tersebut dapat diduga mempunyai niat untuk mengikuti, menjiplak, atau meniru merek milik pihak lain untuk kepentingan usaha, yang dapat mengakibatkan timbulnya persaingan usaha yang tak sehat, maupun menyesatkan atau mengecoh konsumen.
Oleh karena itu, sebelum Anda mengajukan pendaftaran merek, pastikan terlebih dahulu bahwa nama merek produk atau dagang yang akan Anda ajukan pendaftarannya telah sesuai. Salah satunya adalah dengan memastikan nama merek tidak termasuk ke dalam kategori merek yang tidak dapat didaftarkan maupun merek yang pendaftarannya ditolak, ya!

Originally posted 2021-01-15 07:50:29.

You may also like