Persiapan Pelaku Wisata Menyambut MotoGP Lombok 2021

by Mujahid Sahroni
Persiapan Pelaku Wisata Menyambut MotoGP Lombok 2021

Perhelatan MotoGP Mandalika akhirnya sudah ada di depan mata. Persiapan lomba akbar ini telah mencapai lebih dari 70%, baik secara pembangunan maupun penyusunan tim pendukung.

Ajang ini digadang sebagai salah satu unggulan Indonesia, dalam rangka membangkitkan geliat pariwisata setelah dihantam pandemi. Semangat menyambut MotoGP Lombok 2021 ini mengalir ke tiap sisi masyarakat, termasuk para pelaku wisata di daerah Lombok.

Persiapan Pelaku Wisata Menyambut MotoGP Lombok 2021

Indonesia akhirnya resmi menjadi tuan rumah pagelaran bergengsi MotoGP di tahun 2021 ini. Persiapan menyambut MotoGP Lombok 2021 bukan hanya dilakukan oleh pemerintah, namun ikut disempurnakan oleh masyarakat dan para pelaku wisata. Berikut adalah paparan mengenai persiapan-persiapan yang dilakukan untuk menyukseskan MotoGP 2021.

1. Persiapan ragam produk

MotoGP merupakan olahraga bergengsi yang diminati berbagai Negara di dunia. Hal ini mengantarkan para pelaku wisata menuju satu fakta pasti ; pasar yang kelak dihadapi akan sangat beragam. Lantas, bagaimana persiapan yang dilakukan untuk menyambut calon pelanggan ini? Salah satunya adalah memikirkan mengenai diferensiasi produk.

Para pelaku wisata harus mempersiapkan produk yang lebih beragam, dalam rangka memenuhi ekspektasi pasar yang bertambah. Pemetaan minat pasar harus mempertimbangkan tren kekinian dan kekhasan daerah.

2. Persiapan kuantitas produksi

Sebagai salah satu Kawasan Ekonomi Kreatif (KEK) Indonesia, Mandalika memang sudah familiar di mata pengunjung lokal dan internasional. Banyak pelaku wisata menambatkan usahanya di sini, mulai dari yang bergerak di bidang penjualan barang ataupun jasa, layaknya sewa mobil di Lombok.

Salah satu persiapan yang harus dikencangkan dalam menyambut MotoGP 2021 adalah aspek produksi. Bagaimana para pelaku usaha menyiapkan diri untuk bisa memenuhi permintaan pasar yang baru dan massif.

Setelah diterjang pandemi, luapan wisatawan yang didatangkan oleh ajang MotoGP harus bisa ditangani dengan lebih sigap. Salah satunya melalui produksi yang gesit, agar kuantitas dan kualitas produk tetap bisa terkatrol.

3. Persiapan promosi

Sebagus apapun produk wisata, jika tak dilingkupi oleh pengemasan yang baik maka tidak akan bisa dipasarkan dengan maksimal. Persiapan promosi termasuk juga menentukan jenis packaging dan penghitungan harga.

Di zaman 4.0 ini, promosi berbasis digital adalah yang paling diunggulkan. Para pelaku wisata bisa mencapai pasar nasional dan internasional dengan modal jaringan internet. Promosi bisa dimulai sejak saat ini, untuk menarik minat sekaligus memperkenalkan brand.

4. Persiapan lapak

Persiapan lapak merupakan faktor krusial lainnya. Menjalin komunikasi dengan pihak pemerintah terkait penempatan para pelaku wisata merupakan tahap penting, sebelum merayakan MotoGP 2021. Ketertiban pada pedagang kecil dan menengah di sektor wisata merupakan problema menahun yang dihadapi oleh pemerintah Lombok.

Karenanya dalam rangka menyambut MotoGP, penentuan dan penertiban lapak harus dilakukan. Demi mendapatkan situasi wisata yang harmonis, terintegrasi, dan bernuansa internasional.

5. Persiapan bahasa

Kemahiran dalam berbahasa harus mulai diasah oleh para pelaku wisata di Mandalika. Hal ini demi menghindari gagalnya proses jual beli dikarenakan keterbatasan komunikasi. Kesiapan bahasa juga sangat berpengaruh pada kenyamanan turis yang datang. Para pelaku usaha harus menguasai teknik berbahasa yang baik untuk turis lokal dan internasional.

Geger MotoGP 2021 di Mandalika bukan hanya dirasakan oleh masyarakat Lombok, melainkan seluruh Indonesia. Capaian ini dianggap begitu bergengsi untuk membantu meningkatkan citra Indonesia di mata dunia.

Persiapan menyambut MotoGP Lombok 2021 dari para pelaku usaha merupakan ujung tombak kualitas pariwisata Indonesia. Karena itu persiapan dari segala aspek, baik produk dan pelakunya harus dimulai sedini mungkin. Sebagai salah satu Kawasan Ekonomi Kreatif (KEK) Indonesia, Mandalika memang sudah familiar di mata pengunjung lokal dan internasional. Banyak pelaku wisata menambatkan usahanya di sini, mulai dari yang bergerak di bidang penjualan barang ataupun jasa, seperti Gotravela Indonesia layaknya sewa mobil di Lombok.

Originally posted 2021-04-10 07:39:01.

You may also like