Perbedaan Piutang dan Utang yang Harus Diketahui Pebisnis

by Mujahid Sahroni
Perbedaan Piutang dan Utang

Utang dan piutang adalah 2 kata yang erat hubungannya dengan dunia bisnis. Namun, mungkin bagi Anda yang baru saja terjun dalam dunia bisnis akan sedikit kebingungan dengan 2 istilah tersebut. Untuk pengertian hutang sendiri adalah hak milik orang lain yang masih ada dalam bisnis kita, sedangkan untuk piutang adalah hak milik kita yang belum dibayar oleh pihak lain.

Dari pengertian di atas pastinya Anda sudah memiliki gambaran tentang utang dan piutang. Namun, ternyata masih ada perbedaan lain antara keduanya yang harus Anda ketahui, langsung saja simak informasinya di bawah ini.

Perbedaan Utang dan Piutang

Mudahnya, untuk membedakan antara utang dan piutang adalah jika piutang kita memberikan pinjaman kepada orang lain. Sementara jika utang artinya kita yang berhutang pada orang lain. Nah, untuk perbedaan lain antara keduanya, yaitu:

  1. Sebutan untuk pemilik piutang adalah kreditur sedangkan untuk pemilik hutang adalah debitur
  2. Dalam akuntansi piutang masuk dalam aktiva lancar sementara hutang masuk beban
  3. Saat membayar piutang biasanya ada tambahan bunga piutang dan saat membayar hutang biasanya juga ada tambahan beban bunga.

Macam-macam Piutang

1. Wesel tagih

Wesel tagih adalah surat formal yang digunakan untuk pengukuran utang. Surat formal satu ini mewajibkan pihak yang berhutang untuk membayar bunga dan waktu tagih surat ini berlaku antara 60 hingga 90 hari bahkan lebih lama.

2. Piutang usaha

Yang dimaksud dari piutang usaha ini adalah jumlah pembelian kredit pelanggan yang muncul karena penjualan barang atau jasa. Piutang ini biasanya tertagih antara 30 hingga 60 hari dan umumnya piutang ini adalah jenis piutang terbesar dari perusahaan.

3. Piutang lainnya

Piutang jenis ini maksudnya adalah piutang yang mencakup selain piutang dagang, misalnya piutang gaji, piutang bunga, restitusi pajak, dan uang muka karyawan.

Penyebab Terjadinya Piutang

Dalam prosesnya, terkadang piutang ini juga bisa menjadi piutang tak tertagih karena belum ada pembayaran hingga jatuh tempo. Beberapa faktor penyebabnya antara lain:

  1. Piutang naik sementara penjualannya tidak berubah
  2. Penjualan turun dan piutang naik
  3. Penjualan turun dan piutang tetap
  4. Penurunan piutang diikuti dengan penurunan penjualan namun dengan jumlah yang lebih besar
  5. Penjualan naik dan diikuti kenaikan piutang namun dengan jumlah yang lebih besar

Selain memahami perbedaan utang dan piutang Anda pun harus memiliki buku catatan untuk mencatat perputaran uang di bisnis Anda. Namun, di tengah kemajuan zaman ini Anda tak perlu lagi  mencatat secara manual di buku karena kini sudah ada aplikasi BukuKas.

Aplikasi ini bisa diunduh dari ponsel sehingga perputaran uang di bisnis Anda bisa dipantau kapanpun. Aplikasi yang bisa diunduh gratis ini menyediakan berbagai fitur seperti pencatatan transaksi penjualan, pengeluaran, laporan hutang piutang, dan lainnya. Nah, jika Anda penasaran dengan aplikasi BukuKas ini langsung saja kunjungi https://www.bukukas.co.id.

You may also like