Panduan Membuat Nama toko unik

by Mujahid Sahroni
Panduan Membuat Nama toko unik

Salah satunya rintangan saat mengawali usaha adalah cari nama toko atau merk yang cocok untuk usaha baru Anda. Inspirasi dan ide usaha telah ada pada pikiran Anda, tetapi nama yang pas menjadi identitas usaha Anda belum juga terpikir. Berkesan remeh, tetapi proses pilih nama merek kadang memerlukan waktu yang paling lama.

Perlu Anda kenali, nama Nama toko unik mempunyai dampak pada keberhasilan usaha dalam periode panjang. Nama merek yang baik akan menempel kuat di pikiran warga. Seperti produk mie instant, nama merek yang pertama tebersit dalam pikiran beberapa orang ialah indomie. Walau sebenarnya banyak merk yang lain yang tersebar di pasar.

Dalam soal marketing, Nama toko unik jadi salah satunya faktor paling penting. Nama yang pas akan memberikan dukungan proses branding, hingga cepat dikenang oleh warga. Karena itu, untuk Anda yang lagi cari nama yang pas untuk usaha baru Anda, silahkan baca 8 panduan tepat di bawah ini.

7 Panduan Membuat Nama Merek yang Gampang Dikenang Warga

1. Belum Pernah Digunakan Orang Lain

Jangan menggunakan nama merek yang telah digunakan seseorang. Mencari nama merek yang betul-betul baru dan bebas hak paten. Langkah gampangnya, Anda dapat lakukan survey dengan mengetes nama merek yang pengin dipakai di mesin penelusuran Google. Yakinkan nama itu tidak ada yang menggunakannya dan tidak berkaitan dengan beberapa hal jelek di Google. Selanjutnya Anda bisa juga memeriksa di Direktorat Jenderal Kekayaan Cendekiawan untuk cari tahu berkenaan hak paten.

2. Nama yang Unik

Buat nama merek yang unik supaya berbeda yang lain. Bahkan juga Anda dapat membuat nama yang aneh sebab benar-benar gampang dikenang oleh seseorang. Tetapi jauhi kekhasan nama merek janganlah sampai berkonotasi negatif, sebab akan buruk untuk citra usaha Anda.

3. Gampang Didengar dan Disampaikan

Berhati-hati saat menentukan nama merek. Benar-benar namanya harus unik, tetapi janganlah sampai susah didengar dan disampaikan. Ini untuk menahan ambiguitas supaya warga tidak salah melafalkannya dan tidak salah paham waktu dengar namanya. Nama yang gampang didengar dan disampaikan tidak membuat orang memikir dahulu untuk membacanya.

4. Nama yang Pendek

Tak perlu buat nama yang panjang supaya berlainan dan nampak inovatif. Ada banyak nama yang sederhana dan unik, tetapi pendek dan masih tarik. Bila dapat, cukup nama dengan 2 atau tiga suku kata. Nama merek yang pendek akan membuat warga lebih gampang mengingatnya.

5. Menggambarkan Produk

Anda dapat membuat nama merek yang bisa menggambarkan produk. Ini sekalian supaya bisa menyesuaikannya dengan fragmen pasar. Misalkan, nama yang feminim untuk produk yang menarget customer wanita, atau nama yang maskulin untuk produk yang mengarah customer pria. Ini bisa menolong memudahkan proses branding dan pengenalan pada warga.

6. Jauhi Pemakaian Kependekan

Untuk usaha baru, jauhi pemakaian kependekan atau inisial. Apa lagi kependekan yang terdiri dari huruf dan angka, sebab bisa memusingkan orang yang baru pertama mengenalinya. Misalnya, IM3. Perlu waktu supaya warga tahu langkah membaca yang betul dan jika IM3 ialah kependekan dari Indosat Multimedia Mobile.

7. Mempunyai Arti yang Baik
Menjaringkan usaha tentu terkesan untuk tiap pengusaha atau pebisnis. Anda dapat membuat suatu nama yang memiliki kandungan arti positif untuk usaha Anda. Seperti orangtua yang menamai yang punyai arti baik pada anaknya, begitupun Anda bisa cari nama yang berarti untuk merk usaha Anda.

Originally posted 2021-01-23 12:37:09.

You may also like