Panduan Lengkap Cek Pendaftaran Merek di Indonesia

by Mujahid Sahroni
Pendaftaran Merek di Indonesia

Kerap mendengar merek Unilever, Apple, atau KFC?. Sederet merek dagang tersebut tak perlu diragukan lagi pamornya. Kepercayaan konsumen akan kualitas atau rasa, menjadi ciri khas yang membuat perusahaannya terus bertahan dan menjadi kompetitor berat perusahaan sejenis.

Merek tersebut merupakan penanda yang memiliki nilai dalam merepresentasikan produk, serta membedakannya dengan produk lain. Oleh karena itu, penting bagi pelaku usaha untuk mempunyai hak kepemilikan secara sah melalui cek pendaftaran merek.

Prosedur  Cek Pendaftaran Merek Dagang

Melalui pendaftaran secara resmi, proses pemasaran untuk meningkatkan branding image akan memperoleh hasil positif. Sebelum itu, Anda sebaiknya memahami terlebih dulu tata cara dan proses pendaftaran secara menyeluruh. Berikut ini panduan lengkapnya.

Cek Merek Terdaftar

Langkah pertama yang dapat dilakukan sebelum membuat surat permohonan pendaftaran adalah, mengecek merek terdaftar melalui situs Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual (Djki). Caranya, kunjungi halaman website resmi https://pdki-indonesia.dgip.go.id/, dan periksa apakah nama yang hendak Anda ajukan memiliki kesamaan dengan perusahaan lain atau tidak.

Fungsinya jelas, untuk menghindari kemungkinan penolakan pendaftaran dari Kemenkumham. Penolakan tersebut sesuai, apabila dalam penelusuran ditemukan kesamaan terhadap nama merek yang terdaftar sebelumnya.

Pendaftaran Elektronik dan Non-Elektronik

Setelah mengecek nama terdaftar dan memastikan tak ada persamaan. Langkah selanjutnya adalah mendaftar melalui dua metode yang dapat dipilih. Permohonan elektronik, adalah dengan mengunjungi situs resmi Djki, sedangkan non-elektronik dapat dilakukan dengan menyambangi loket Djki di kantor wilayah terdekat dengan domisili.

Jika ingin menggunakan prosedur mudah, Anda dapat mempercayakan melalui konsultan Hak Kekayaan Intelektual (HKI). Saat ini, tersedia banyak HKI yang bisa membantu seluruh prosedur pendaftaran hingga selesai termasuk pada Sentra HKI Perguruan Tinggi. Pastikan selektif untuk memilih konsultan agar ditangani secara profesional.

Prosedur Pengajuan Permohonan

Setelah menetapkan jalur pendaftaran elektronik atau non-elektronik, serta pendaftaran melalui kuasa (konsultan) atau mandiri. Prosedur selanjutnya adalah mengisi formulir pengajuan permohonan pendaftaran. Formulir terdiri dua rangkap dalam Bahasa Indonesia oleh pemohon atau dalam hal ini kuasa yang ditujukan kepada Kemenkumham.

Terkait ketentuan formulir bisa didapatkan melalui formulir Permohonan Merek, melihat keterangan klasifikasi kelas barang/jasa. Lampirkan pula dokumen-dokumen seperti bukti pembayaran biaya permohonan, label merek tiga lembar yang disyaratkan pada Formulir Permohonan Merek, Surat Pernyataan Kepemilikan Merek, surat kuasa, bukti prioritas guna diterapkan sebagai hak prioritas serta terjemahan dalam bahasa Indonesia.
Pengumuman Berita Resmi Merek

Ketika seluruh dokumen atau persyaratan administrasi dipenuhi, Kemenkumham otomatis akan memberi tanggal penerimaan pengumuman permohonan merek. Pengumuman ini, biasanya baru bisa didapatkan selama dua bulan penuh.

Dalam jangka waktu tersebut, pihak ketiga kemudian dapat mengajukan keberatan yang dilayangkan secara tertulis kepada Kemenkumham, yang juga dikenakan biaya sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Pengajuan keberatan oleh pihak ketiga tersebut tentu dapat disanggah oleh pemohon maupun kuasa yang juga secara tertulis kepada kementerian. Perihal waktu tuntutan pihak ketiga, ditetapkan paling lambat dua bulan sejak waktu pengiriman salinan keberatan yang diinformasikan menteri.

Penerbitan Sertifikat Merek oleh Kementerian

Setelah seluruh proses dilalui termasuk sanggahan pihak ketiga (jika ada), dan pemohon lolos pemeriksaan substantif maka merek akan resmi diterbitkan oleh Kemenkumham dan hak dimiliki oleh pemohon.

Prosedur cek pendaftaran merek di atas harus dilalui dengan waktu dan kesabaran yang baik, lantaran memakan waktu yang cukup lama. Terlebih jika terdapat masalah baik itu pihak ketiga atau malah, penolakan karena kesamaan beberapa aspek.

You may also like