KEGUNAAN METODE DEWATERING DALAM PEMBANGUNAN KONTRUKSI

by Mujahid Sahroni
METODE DEWATERING

Dewatering bisa diartikan sebagai proses pengeringan yang disengaja, pekerjaan sipil yang bertujuan untuk mengendalikan air (air tanah atau permukaan) agar tidak menghambat proyek konstruksi.

Dewatering dilakukan khususnya untuk pelaksanaan pekerjaan bagian struktur yang ada di dalam tanah dan di bawah muka air tanah. Tujuan dilakukan dewatering adalah untuk menjaga kestabilan lereng galian dan menjaga area galian proyek tetap kering selama proses penyelesaian pekerjaan konstruksi.

Dewatering juga dapat memberi manfaat lebih luas seperti memperbaiki kestabilan tanah, mencegah pengembungan tanah, mencegah perembesan, mencegah sand boil, dan mencegah erosi.

Ada dua hal yang pada dasarnya perlu diketahui mengenai air tanah atau air permukaan yang memengaruhi pelaksanaan pekerjaan proyek sebuah bangunan yaitu, bagaimana air tersebut bergerak di dalam tanah sekitar bangunan tersebut dan bagaimana pengaruh air tersebut terhadap tanah di sekitarnya. Dengan memeplajari dua faktor tersebut maka bisa diusahakan dapat memperlancar pekerjaan konstruksi.

Dewatering memiliki beberapa metode yaitu

Motode Predrainage

Predrainage merupakan metode yang menurunkan muka air lebih dahulu sebelum dilakukannya galian, metode predrainage merupakan metode yang cocok digunakan  apabila karakteristik dari tanah lepas, cadas lunak serta memiliki banyak cela dan tanah berbutir seragam, lalu metode ini biasanya juga di pakai di area yang memiliki saluran pembuangan pembuangan air,memiliki debit rembesan yang besar dan tanah yang sensitive terhadap erosi, metode ini di perlukan nya proses pengeboran dan memakan waktu yang lama.

Metode pumping

Merupakan metode yang sering digunakan, metode tersebut biasanya digunakan pada tanah yang memiliki karakteristik tanah padat, berkohesi,bergradasi baik, sumur maupun selokan digunakan untuk memompa tidak akan menggangu aktifitas di sekitar area konstruksi, untuk melakukan metode pumping tidak memerlukan waktu yang lama,dan tidak memerlukan pengeboran, pekerjaan pipa hanya perlu dilakukan di lubang penampungan air saja yang membuat proses dewatering dengan metode pumping lebih cepat.

Metode cut off

Merupakan sebuah metode dewatering dengan cara melakukan pemotongan aliran air tanah dengan membuat dinding pembatas agar lokasi konstruksi bisa terbebas dari air tanah, metode tersebut biasa di pakai bila area proyek bersebelahan dengan gedung yang sensitif pada penurunan air tanah, metode ini memiliki biaya yang cukup tinggi, dan menggunakan alat berat yang dapat menimbulkan gangguan di sekitar lokasi konstruksi, namun cocok apabila lokasi proyek jauh dari pemukiman menggunakan metode cut off.

Metode Dewatering, metode yang lebih sering digunakan di gunakan pada dewatering adalah open pumping yaitu memanfaatkan pompa untuk menyedot debit air pada lokasi konstruksi, air dari tanah tersebut akan di alirkan langsung ke tempat pembuangan yang telah di tentukan sebelumnya, Untuk itu proses dewatering sangat perlu di siapkan secara matang sebelum melakukan proses harus membuat rencana yang baik untuk melakukan metode dewatering yang cocok pada lokasi tersebut, apabila metode dari dewatering tidak cocok dapat menimbulkan rembesan air dan dapat membuat banjir di area konstruksi, ataupun menyebabkan kerugian untuk wilayah sekitar pembangunan.

Itulah metode-metode dalam dewatering, tidak lain anda juga perlu memastikan trafo dalam kelistrikan alat tersebut berjalan dengan baik. Menggunakan Jasa Perawatan Trafo misalnya. Bisa membuat trafo tetap aman dan layak dipakai dalam proyek kontruksi dan tidak perlu repot membuat dewatering sendiri karena terdapat Jasa dewatering proyek kontruksi

 

You may also like