Jenis-Jenis Asuransi Mobil di Indonesia dan Besaran Preminya

by Mujahid Sahroni
Jenis-Jenis Asuransi Mobil di Indonesia dan Besaran Preminya

Asuransi mobil merupakan produk perlindungan yang penting dimiliki setiap pemilik kendaraan roda empat. Pasalnya, asuransi mobil akan melindungi kendaraan dan keuanganmu.

Terlebih, tak ada yang tahu kapan risiko di jalan bisa terjadi yang berujung kita harus mengeluarkan banyak uang untuk perbaikan. Di Indonesia, saat ini ada banyak pilihan asuransi kendaran yang tersedia.

Dalam artikel berikut ini kamu dapat mengetahui apa saja jenis-jenis asuransi mobil yang dapat dipilih sesuai kebutuhan dan kemampuan, serta besaran preminya. Selain itu, untuk kamu traveler yang ingin bepergian penting memiliki proteksi berupa asuransi perjalanan.

Kamu juga dapat mengetahui hitungan premi asuransi perjalanan murah yang sesuai bujet serta kebutuhan.

Premi Asuransi Mobil di Indonesia

Jika kamu ingin mengetahui besaran premi yang dibayarkan pada asuransi mobil setiap bulan atau tahunnya, maka sebelumnya kamu juga perlu memahami berapa rate asuransi mobil terlebih dahulu..

Hal ini karena nominal biaya yang dikenakan memang berbeda-beda, tergantung harga mobil yang mau kamu asuransikan dan juga wilayah tempat tinggal kamu.

Untuk memahami soal rate asuransi mobil yang berlaku di Indonesia berikut penjelasannya, sesuai dengan jenis polisnya.

1. Asuransi Mobil All Risk

Asuransi mobil All Risk merupakan asuransi yang menjamin kerugian total, mulai dari sekadar lecet hingga kerusakan parah, sampai pencurian mobil.

Untuk rate asuransi all risk karena cakupan proteksinya luas, maka harganya bisa lebih lebih mahal dibandingkan dengan asuransi TLO.

Hal ini karena asuransi risiko yang diganti rugi oleh asuransi Total Lost Only (TLO) jauh lebih sedikit dari All Risk.

Ketentuan tarif asuransi All Risk nasional kisaran 1,05-4,2 persen, tergantung harga mobil dan wilayah.

Berikut ini adalah rate asuransi mobil All Risk sesuai edaran OJK yang berlaku di Indonesia:

Kategori Harga Kendaraan Wilayah I Wilayah 2 Wilayah 3
Kategori 1 0 – Rp125 juta 3,82% – 4,20% 3,26% – 3,59% 2,53% – 2,78%
Kategori 2 >Rp125 juta -Rp200 juta 2,67% – 2,94% 2,47% – 2,72% 2,69% – 2,96%
Kategori 3 >Rp200 juta -Rp400 juta 2,18% – 2,40% 2,08% – 2,29% 1,79% – 1,97%
Kategori 4 >Rp400 juta -Rp800 juta 1,20% – 1,32% 1,20% – 1,32% 1,14% – 1,25%
Kategori 5 >Rp800 juta 1,05% – 1,16% 1,05% – 1,16% 1,05% – 1,16%

Keterangan:

  • Wilayah 1: Sumatera dan Kepulauan di sekitarnya.
  • Wilayah 2: DKI Jakarta, Jawa Barat, dan Banten.
  • Wilayah 3: Selain Wilayah 1 dan Wilayah 2.

2. Asuransi mobil TLO

Asuransi TLO adalah asuransi yang menjamin kerugian seperti kerusakan berskala besar dengan tingkat kerusakan lebih dari 75 persen atau kerugian lain.

Kerugiannya berupa pencurian mobil yang mana mobil itu selanjutnya tidak ditemukan hingga dalam waktu 60 hari.

Rate asuransi TLO lebih murah dibandingkan dengan rate asuransi All Risk karena asuransi TLO tidak menanggung seluruh risiko yang dihadapi oleh mobil. Lalu, rate asuransi TLO biasanya kurang dari 1 persen dari harga mobil.

Berikut ini merupakan rate asuransi mobil TLO sesuai surat edaran OJK:

Kategori Harga Kendaraan Wilayah 1 Wilayah 2 Wilayah 3
Kategori 1 0 s.d.Rp 125 juta 0,47%-0,56% 0,65%-0,78% 0,51%-0,56%
Kategori 2 >Rp 125 juta –Rp 200 juta 0,63%-0,69% 0,44%-0,53% 0,44%-0,48%
Kategori 3 >Rp 200 juta –Rp 400 juta 0,41%-0,46% 0,38%-0,42% 0,29%-0,35%
Kategori 4 >Rp 400 juta– Rp 800 juta 0,25%-0,30% 0,25%-0,30% 0,23%-0,27%
Kategori 5 > Rp 800 juta 0,20%-0,24% 0,20%-0,24% 0,20%-0,24%

Keterangan:

  • Wilayah 1: Sumatera dan Kepulauan di sekitarnya
  • Wilayah 2: DKI Jakarta, Jawa Barat, dan Banten.
  • Wilayah 3: Selain Wilayah 1 dan Wilayah 2.

Penentu Besaran Premi Asuransi Mobil

Besaran premi asuransi tak hanya ditentukan oleh rate saja, melainkan ada faktor lain yang membuat biayanya berbeda setiap jenis mobil.

Berikut ini adalah faktor-faktor yang menentukan premi sebuah asuransi mobil:

1. Jenis kendaraan

Semakin tinggi nilai mobil kamu, maka premi yang dibayarkan tentu jauh lebih tinggi dari mobil tipe lainnya.

Mahal tidaknya mobil selain dari harganya, juga dari generasinya serta fitur dan teknologi yang disematkan pada mobil tersebut.

2. Keseharian mobil

Penggunaan mobil juga jadi pengaruh mahalnya nilai premi, apakah mobil digunakan untuk urusan pribadi atau dinas.

Hal ini jelas, bahwa penggunaan mobil yang berbeda maka risiko yang diterima pun berbeda.

Mobil keluarga yang jarang digunakan pergi jauh, memiliki risiko yang lebih minim dibanding mobil dinas yang selalu berkeliling kota, hingga keluar kota.

3. Beda wilayah

Sebelumnya sudah dijelaskan bahwa setiap wilayah tentu beda preminya, hal ini karena semakin padat wilayah tempat tinggal, maka semakin besar premi yang dibebankan.

Tentu saja kepadatan kendaraan di wilayah tersebut juga berpengaruh pada besarnya risiko yang akan diterima.

4. Jenis polis

Perbedaan harga premi juga dipengaruhi oleh pilihan polis yang diambil, baik asuransi mobil All Risk atau TLO.

5. Pakai jaminan tambahan

Jaminan tambahan juga membuat premi naik, tentu jelas berbeda asuransi biasa dengan asuransi yang memiliki jaminan lebih.  Jaminan lebih biasanya untuk diri sendiri atau sopir.

6. Usia kendaraan

Tak hanya spesifikasi dan harga saja, usia mobil juga jadi pembeda besaran premi yang kamu bayarkan.

Semakin tua usia mobil, tentu semakin banyak penyakitnya, maka premi lebih besar karena  lebih banyak risikonya.

Selalu pastikan premi asuransi mobilmu sudah disesuaikan dengan kesanggupan finansial pribadi. Tentukan pertanggungan yang kamu butuhkan agar premimu nanti tidak terlalu mahal.

Itulah jenis-jenis asuransi mobil yang umum dipilih dan besaran preminya. Semoga bermanfaat!

You may also like