Ini Dia Rahasia Bunga Krisan, Bisa Percantik Rumah Kamu !

by Mujahid Sahroni
Rahasia Bunga Krisan

Bunga krisan atau memiliki nama latin chrysanthemum bisa membiuas semua mata karena keindahnnya. Warnanya yang memikat dan baunya yang semerbak membuat tanaman dari keluarga Asteraceae menyempurnakan segala jenis taman, baik taman kecil atau taman minimalis.

Bunga yang berasal dari daratan Eropa Timur Laut dan Asia, dapat bertahan dua minggu setelah dipetik dan diletakkan dalam vas berisi sedikit air. Maka tidak heran bila bunga krisan juga dijadikan bunga potong sebagai hiasan acara pernikahan dan sebagai karangan bunga. Siapa sangka bunga yang punya nama lain bunga seruni juga bermanfaat untuk kesehatan? Disini kita akan mengulas selengkapnya untuk Anda, tentang manfaat, cara menanam, cara merawat dan segala informasi mengenai bunga krisan.

 

Jenis-jenis Bunga Krisan Yang Harus Anda Ketahui

Umumnya, bunga krisan yang banyak di temukan di sekitar kita pada saa ini adalah tanaman hibrida yang didatangkan dari Belanda, Jepang dan Amerika Serikat, dan telah beradaptasi dengan iklim yang ada di Indonesia. Di kalangan penjual tanaman hias, bunga krisan dibedakan menjadi dua macam, yaitu bunga krisan standar yang terdiri dari satu kuntum bunga pada satu tangkai.

Sedangkan model lainnya yakni bunga krisan spray, yang memiliki 10 hingga 20 kuntum bunga di setiap tangkainya. Bunga krisan standar biasanya berukuran lebih besar dari bunga krisan spray, yaitu hampir sama dengan garis sedang kelopak 3-5 cm.

Berdasarkan keperluan pemanfaatannya, bunga krisan dibedakan menjadi bunga krisan pot dan juga bunga krisan potong. Harga bunga krisan potong sanggup mencapai harga Rp 120 ribu – Rp 140 ribu per tanaman yang telah jadi atau berbentuk. Sedangkan harga bunga krisan potong bisa dikatakan cukup terjangkau, yakni hanya Rp 13 ribu hingga Rp 24 ribu per pot yang sudah siap tanam.

Sedangkan harga bibit/benih bunga krisan juga cukup bervariasi, antara Rp 10 ribu hingga Rp 14 ribu per paket. Saat ini juga sudah banyak ditawarkan bibit bunga krisan tiga warna yang didatangkan langsung dari luar negeri dan harganya juga jauh lebih mahal, yakni bisa mencapai Rp 50 ribu per paket.

 

Manfaat Unga Krisan Untuk Kesehatan

Seorang filosof asal Tiongkok mengatakan, Kalau Anda ingin senang seumur hidup, tanamlah bunga krisan. Bunga krisan sebenarnya bisa dikatakan sebagai tanaman yang tidak susah untuk dibudidayakan. Akan tetapi, tidak seluruh tanaman krisan dapat berbunga serupa indahnya. Di negara empat musim, bunga krisan bersemi di musim gugur disaat seluruh tanaman sedang berguguran.

Selain itu, kualitas keindahan krisan akan terpancar sesuai dengan perawatan yang kita berikan. Karakter inilah yang membawa bunga krisan menjadi dinobatkan sebagai bunga nasional Jepang. Queen of the East, itulah julukan yang diberikan masyarakat Jepang untuknya.

Masyarakat Jepang memiliki kebiasaan minum teh yang seringnya dicampur dengan bunga krisan. Sebuah tradisi yang menyehatkan, dikarenakan teh bunga krisan ternyata mengandung vitamin A, vitamin C, niacin, folat, protein, kalsium dan magnesium. Sedangkan beberapa manfaat bunga krisan adalah:

  1. Menjaga kekebalan tubuh
  2. Menurunkan demam
  3. Membersihkan racun (detoksifikasi) hati untuk memperbaiki kinerja organ tubuh ini
  4. Mengatasi penyakit akibat gangguan pernafasan
  5. Menurunkan kadar kolesterol dalam darah
  6. Menghilangkan kerawat, sehingga wajah terlihat lebih sehat dan cantik
  7. Meringankan sakit kepala dan stres.

 

Cara Menanam Bunga Krisan Yang Baik & Benar

Mengingat tanaman bunga krisan benar-benar sangat mudah untuk dibudidayakan, hal ini bisa menjadi kesempatan untuk mereka yang menginginkan menanamnya bisa melakukan tahapan yang dilansir dari cara menanam bunga krisan untuk elemen dekorasi eksterior atau interior. Langkah-langkahnya adalah seperti berikut ini:

  1. Menentukan waktu tanam

Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya, bunga krisan adalah jenis tanaman yang berbunga di musim gugur di daerah asalnya. Oleh karena itu, waktu penanaman bunga krisan yang tepat adalah di akhir musim hujan ketika kondisi tanah tidak terlalu basah dan suhu udara cenderung hangat. Untuk mendapatkan hasil yang memuaskan suhu tanah pada saat penanaman sebaiknya sekitar 20 sampai 23 derajat celcius.

  1. Memilih jenis bunga krisan

Pemilik taman dapat menanam krisan potong dan krisan pot untuk dapat memperindah tamannya. Bila ingin tanaman krisan yang tahan hingga beberapa tahun, lebih baik memilih jenis krisan potong. Sedangkan krisan pot memang warnanya lebih banyak ragam dan cantik-cantik, harganya bisa dikatakan lebih murah daripada krisan potong. Akan tetapi, hidup krisan pot tidak dapat bertahan lama.

  1. Memilih dan menyiapkan media tanam

Menanam krisan langsung baik di tanah atau di pot, kedua-duanya bisa untuk diterapkan. Hal-hal yang perlu diperhatikan adalah:

  • Menanam krisan di tanah

Pastikan tanah memiliki drainase yang baik dan memiliki pencahayaan yang cukup. Bila tidak memungkinkan, usahakan sehingga wilayah tanah yang dipilih untuk menanam krisan terpapar sinar matahari setidakya 30 menit dalam sehari. Agar lebih menarik, usahakan menanam krisan secara berdekatan dengan tipe warnanya yang sesuai.

  • Menanam krisan di pot

Bahan-bahan yang diperlukan adalah:

  1. Pot plastik atau pot tanah liat.
  2. Tanah humus, Rp 10 ribu – Rp 20 ribu/ kg
  3. Sekam padi, Rp 15 ribu – Rp 20 ribu/ karung
  4. Pupuk kompos, Rp 5500/ karung

 

  1. Menanam krisan dalam pot

Masukkan semua media tanam dalam pot dengan perbandingan 1 tanah humus : 1/2 pupuk kompos. Buat lubang sedalam 3 cm dengan menggunakan sekop, lantas tanam bibit bunga krisan di dalamnya. Sesudah itu tambahkan sedikit sekam padi di atasnya apabila tanaman krisan sudah menjadi tunas. Bila hendak memindahkan tanaman krisan ke pot yang lebih besar,  atur posisi akar agar tanaman bisa tumbuh tegak dan cenderung ke samping. Setelah itu, padatkan tanah.

Cara Perawatan Bunga Krisan

Agar dapat tumbuh dengan baik dan bunganya mengagumkan, tanaman perlu dirawat. Perawatan tanaman di sini bukan hanya disiram saja, tapi juga pemupukan dan pemotongan (pinching). Selengkapnya adalah seperti berikut ini:

  1. Penyiraman

Cara penyiraman yang baik adalah secukupnya dan jangan sampai air tergenang, sebab akan menyebabkan akar jadi membusuk. Bunga krisan baiknya disiram satu kali dalam sehari. Penyiraman bisa dilaksanakan pada pagi hari supaya air dapat menguap di siang harinya. Hindari menyiram tanaman di sore, malam, dan siang hari. Penyiraman di sore atau malam hari sanggup membuat tanaman krisan diserang oleh penyakit. Sedangkan penyiraman di siang hari akan mengganggu proses foto sintesis tanaman.

  1. Pemupukan

Tanaman krisan tidak perlu terlalu sering dipupuk, apalagi bila Anda sudah mencampur media tanam dengan pupuk. Dua bulan setelah penanaman, pupuk bisa ditambahkan dengan interval waktu satu bulan sekali.

  1. Pemotongan

Pinching atau pemotongan harus anda lakukan apabila Anda menanam krisan dalam dimulai dari bentuk bibit. Bila Anda membeli bunga krisan jadi didalam pot, pinching tidak harus dilakukan dikarenakan sudah terlebih dahulu dilakukan oleh penjualnya. Pinching sebaiknya dikerjakan sejak tanaman krisan mulai mengeluarkan kuncup. Gunakan gunting tanaman untuk memotong setengah area kuncup bunga. Lakukan hal ini seminggu sekali sampai di pertengahan musim kemarau.

You may also like