Harga Tiket Kereta Api Di Stasiun Gambir Terbaru Oktober 2020

by Mujahid Sahroni
Harga Tiket Kereta Api Di Stasiun Gambir Terbaru Oktober 2020

Harga Tiket Kereta Api Di Stadiun Gambir Terbaru Oktober 2020 – Mobilitas di kota besar seperti Jakarta memang cukup padat, sangat dinamis bahkan waktu terasa berlalu begitu cepat. Time is money memang benar adanya, jika kita kehilangan waktu dengan sia-sia maka itu adalah merugi. Untuk menunjang hal tersebut banyak orang membeli mobil pribadi agar lebih cepat dan nyaman saat perjalanan. Dari sinilah mulai timbul masalah, bukannya lebih cepat hal ini malah membuat jalanan menjadi macet.

Pernahkan Anda terjebak macet saat berada di jalanan ibukota? Tentu saja pernah bukan.  Jakarta memang identik dengan kemacetannya yang sangat padat, apalagi di jam-jam berangkat atau pulang kantor. Sehingga masyarakat mulai mencari alternatif lain seperti menggunakan transfortasi umum.

Contoh transfortasi umum yang paling banyak digunakan sebagai alternatif perjalanan adalah kereta api. Tidak akan terkena macet, fasilitasnya lengkap, keamanan terjaga, dan harga tiket kereta api yang memang sangat terjangkau disinyalir menjadi alasan kenapa transfortasi umum yang satu ini jadi primadona.

Di Jakarta sendiri ada banyak stasiun kereta api, salah-satu yang paling ramai adalah Stasiun Gambir. Stasiun Gambir adalah stasiun kereta api kelas besar tipe A yang terletak di Gambir, Jakarta Pusat. Atau lebih tepatnya di sebelah timur Monumen Nasional serta terhubung akses jalan menuju Monas dan termasuk ke dalam Daerah Operasi I Jakarta.

Stasiun ini memiliki tiga tingkat yaitu aula utama, loket, toko, beberapa restoran, dan mesin ATM yang terdapat pada tingkat pertama. Tingkat kedua merupakan ruang tunggu dengan beberapa restoran cepat saji dan kafetaria serta peron yang berada pada tingkat ketiga. Karena Stasiun Gambir bersifat kelas besar tipe A jadi pengumumannya memakai bahasa bilingual.

Pada awalnya stasiun ini bernama Station Weltevreden yang kemudian berganti nama lagi menjadi Station Batavia Koningsplein setelah direnovasi pada tahun 1930-an. Pada tahun 1950-an nama stasiun ini diubah lagi menjadi Stasiun Gambir yang kemudian direnovasi secara besar-besaran pada 1990-an.

Stasiun ini melayani transportasi kereta api kelas eksekutif dan sebagian kecil kelas campuran (KA Argo Parahyangan, KA Argo Cheribon, KA Mutiara Selatan, KA Purwojaya Fakultatif, dan KA Pangandaran) dari dan menuju kota-kota penting serta utama di Pulau Jawa.

Stasiun Gambir sebentar lagi tidak akan melayani kereta antar kota. Pada tahun 2021 mendatang, Gambir hanya akan dilewati kereta comuter line saja. Stasiun Gambir juga memiliki fasilitas yang unik seperti di stasiunnya ada hotel transit dan toilet mewah berlapis granit.

Hotel transit milik PT KAI ini menawarkan 3 tipe kamar yakni VIP, single bed room, twin bed room dan double bed room yang dapat disewakan dalam hitungan jam mulai dari 6, 8, 12, dan maksimal 24 jam.

Untuk rincian harga tiket kereta api di stasiun ini, berikut ada beberapa diantaranya sebagai perbandingan.

Surabaya ke Jakarta: IDR 250.000

Solo ke Jakarta: IDR 245.000

Yogyakarta ke Jakarta: IDR 435.000

Malang ke Jakarta: IDR 555.000

Madiun ke Jakarta: IDR 250.000

Purwokerto ke Jakarta: IDR 67.000

Semarang ke Jakarta: IDR 310.000

Pekalongan ke Jakarta: IDR 80.000

Cirebon ke Jakarta: IDR 160.000

Kediri ke Jakarta: IDR 275.000

Tegal ke Jakarta: IDR 180.000

Klaten ke Jakarta: IDR 600.000

Itulah daftar harga tiket kereta api berikut beberapa fakta menarik mengenai Stasiun Gambir. Untuk informasi yang lebih lengkap Anda bisa mengunjungi website resmi PT. Kereta Api Indonesia.

 

You may also like