Belajar Siklus Perkembangan Fisik Remaja dari Mustika Pustaka Negeri

by Mujahid Sahroni
Belajar Siklus Perkembangan Fisik Remaja dari Mustika Pustaka Negeri

Memahami siklus perkembangan fisik remaja bagi orang tua memang sangatlah penting, menurut mustika Pustaka negeri masa itu dapat mempengaruhi internal maupun eksternal remaja. Otomatis akan berpengaruh pada sikap, perilaku dan juga kepribadian. Tentunya hal tersebut membentuk sebuah siklus masa pubertas.

Siklus pubertas sendiri akan terjadi bertahap pada seorang remaja. Siklus tersebut akan membentuk fase yang harus dipahami dan diadaptasi oleh remaja yang mengalaminya. Simak uraiannya berikut ini:

1. Fase Remaja Awal

Siklus perkembangan fisik remaja yang dihadapi berkisar pada usia 10 – 13 tahun, menurut mustika Pustaka negeri remaja akan mengalami awal puber. Hal tersebut ditandai dengan munculnya perubahan fisik yakni mulai tumbuh rambut pada area ketiak dan juga kemaluan.

Bagi remaja yang memperhatikan perubahan tersebut tentu akan sadar ada yang berubah dari tubuhnya. Pada masa ini remaja akan memerlukan privasi yang membuatnya nyaman menyendiri. Fase ini biasanya akan muncul lebih dulu pada remaja perempuan.

Remaja perempuan akan mulai memperhatikan penampilannya pada fase ini. Sedangkan untuk remaja laki – laki akan lebih ditandai dengan postur tubuh yang berubah dan mimpi basah.

2. Fase Madya

Siklus ini ditandai akan lebih cepat terjadi pada remaja laki – laki. Kisaran remaja pada usia 14 – 17 tahun, menurut mustika Pustaka negeri remaja akan mengalami inkoordinasi yang cepat dan tidak seimbang. Hal tersebut menyebabkan remaja bisa merasakan kikuk dan janggal untuk beberapa waktu.

Selain perubahan fisik juga kan diiringi dengan perubahan emosional yang muncul seperti menentang atau membantah. Perubahan fisik yang terjadi pada remaja ini bisa menyebabkan remaja hilang kepercayaan diri. Hal tersebut biasanya dikarenakan komentar yang dilontarkan orang – orang terdekatnya.

Maka dari itu menghadapi remaja dengan rentang usia tersebut diperlukan kesabaran dan bukan kekerasan. Hal itu dikarenakan fase remaja ini yang memang mengalami perubahan signifikan pada usia ini.

3. Fase Akhir

Fase ini menandai akhir dari siklus perkembangan fisik remaja yang telah terjadi, usia yang terjadi kisaran antara 18-24 tahun. Remaja pada usia ini akan merasa bisa mengatur hidupnya sendiri dan sudah bisa mengendalikan emosi yang dimiliki.

Pertumbuhan fisik yang dihadapi juga sudah mulai berkurang bahkan sudah mencapai maksimalnya. Tugas orang tua untuk menyikapi fase ini menurut mustika Pustaka negeri dengan mendamping anak dan mengarahkan untuk tidak salah langkah.

Selain itu emosi yang stabil dan kemandirian akan mulai muncul pada masa ini. Remaja akan merasa sudah bisa mengatur hidupnya dan apa yang diinginkan.

Demikian uraian terkait dengan siklus perkembangan fisik remaja menurut mustika Pustaka negeri yang bisa diketahui. Beberapa fase tersebut bisa jadi bahan pemahaman untuk orang tua dan juga remaja itu sendiri. Maka dari itu remaja akan mengerti bagaimana dalam bersikap dan juga sebagai orang tua agar lebih bijak.

 

You may also like